Rupiah makin lesu, begini skenario pergerakannya hingga akhir tahun 2026

Ifonti.com JAKARTA. Pergerakan rupiah diperkirakan masih akan terus melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) hingga akhir tahun 2026. Rupiah spot ditutup pada level Rp 17.424 per dolar AS pada akhir perdagangan Selasa (5/5/2026). Hari ini, rupiah melemah 0,17% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 17.394 per dolar AS. Lagi-lagi rupiah mencetak rekor terlemah sepanjang sejarah. Presiden Komisaris HFX International Berjangka, Sutopo Widodo…

Rupiah kian loyo, pemerintah sebut pemicunya musim haji dan pembayaran dividen

Ifonti.com JAKARTA. Pemerintah menyebut pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan valuta asing, terutama menjelang musim haji serta faktor musiman lainnya seperti pembagian dividen. Asal tahu saja nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada Selasa (5/5/2026). Mengutip Bloomberg, rupiah di pasar spot melemah 0,17% secara harian ke Rp 17.424 per…

Dana kelolaan reksadana tumbuh 5,47%, investor masih agresif beli

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja industri reksadana masih menunjukkan tren positif hingga April 2026 ditopang oleh arus dana masuk dari investor yang tetap solid. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total dana kelolaan alias asset under management (AUM) industri pengelolaan investasi mencapai Rp 1.072,64 triliun atau tumbuh 2,87% secara year-to-date (YTD). Reksadana menjadi kontributor utama dengan nilai AUM sebesar Rp 694,72 triliun,…

IHSG ditutup naik 1,22% ke 7.057 pada Selasa (5/5), BRPT, CUAN, UNVR top gainers LQ45

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 85,15 poin atau 1,22% ke 7.057,10 pada akhir perdagangan Selasa (5/5/2026). Sebanyak 342 saham naik, 314 saham turun dan 163 saham stagnan. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral dengan kenaikan terbesar adalah sektor barang baku yang naik 2,86%, sektor infrastruktur naik 2,58% dan…

Telkom umumkan rencana buyback saham Rp1 triliun

Jakarta, IDN Times – PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) akan melakukan aksi korporasi pembelian kembali (buyback) saham senilai Rp1 triliun. Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (5/5/2026), aksi korporasi tersebut dilakukan untuk memperkuat keyakinan terhadap nilai jangka panjang dan prospek yang dimiliki pers…

Rosan akui Danantara sudah masuk jadi pemegang saham GOTO

Ifonti.com JAKARTA. Pemerintah melalui Danantara resmi masuk sebagai pemegang saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). CEO Danantara Rosan Perkasa Roeslani mengungkapkan, pemerintah akan terus meningkatkan kepemilikan saham di perusahaan aplikator tersebut secara bertahap. “Kami sudah masuk, terus akan kita tingkatkan secara bertahap,” kata Rosan saat ditemui di kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Selasa (5/5/2026). Baca Juga:…

Porsi asing di SBN turun, ini dampak positif dan risikonya

Ifonti.com – JAKARTA. Penurunan porsi kepemilikan investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) dinilai membawa dua sisi dampak terhadap stabilitas pasar keuangan domestik. Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), kepemilikan investor non-residen di SBN turun menjadi 12,75% atau setara Rp 862,36 triliun per akhir April 2026. Angka ini menyusut dari 13,17% pada Januari 2026, bahkan lebih rendah…

DPRD Jatim soroti ketimpangan dividen BUMD terhadap PAD: BJTM dominasi 86%, sisanya minim kontribusi

DPRD Jatim menyoroti ketimpangan dividen BUMD terhadap PAD, di mana Bank Jatim mendominasi 86%, sementara BUMD lain minim kontribusi, menunjukkan ketergantungan tinggi pada sektor perbankan.

Investor asing kian selektif masuk ke SBN di tengah tekanan rupiah

Ifonti.com – JAKARTA. Porsi kepemilikan investor asing di pasar Surat Berharga Negara (SBN) terus menurun. Melansir data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), kepemilikan non residen atau asing di surat utang domestik tercatat tinggal 12,75% per akhir April 2026 atau sekitar Rp 862,36 triliun. Porsi ini turun dari 13,17% atau sebesar Rp 878,75 triliun pada Januari 2026. Jika dibandingkan dengan tahun lalu juga lebih…