Cermati saham yang banyak diborong asing saat IHSG terkoreksi 0,93% akhir pekan ini

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah pada perdagangan akhir pekan ini. Indeks melanjutkan pelemahan sehari sebelumnya. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG terkoreksi 0,93% atau terpangkas 67,03 poin ke level 7.097,05 pada penutupan perdagangan Jumat (27/3/2026). Sementara itu, dalam sepekan perdagangan, IHSG juga tercatat turun 0,56%. Baca Juga: Cermati Ifonti.com Buy Terbesar…

Indeks Wall Street merosot, pasar masih khawatir perang Iran yang berlanjut

Ifonti.com NEW YORK. Indeks utama Wall Street merosot pada Jumat (27/3/2026), karena perang Timur Tengah yang berlangsung selama sebulan terus berlanjut membebani sentimen, sementara investor mengamati tanda-tanda de-eskalasi. Jumat (27/3/2026), indeks Dow Jones Industrial Average turun 55,9 poin atau 0,12% pada pembukaan menjadi 45.904,25. Indeks S&P 500 turun 23,3 poin atau 0,36% pada pembukaan menjadi 6.453,89. Sementara indeks Nasdaq…

Benarkah bitcoin ungguli emas-saham di tengah gejolak global?

Jakarta, IDN Times -Meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah memicu ketidakpastian di pasar keuangan global. Pasar modal terus mengalami tekanan, baik di Tanah Air maupun dunia. Menurut data IDX Mobile, selama satu bulan terakhir, di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran, IHSG melemah hingga 1.114,24 poin ata…

Pelemahan IDX80: Saham big caps tertekan, sektor ini justru cuan

Ifonti.com JAKARTA. Kinerja indeks 80 terpantau paling jeblok dari sejumlah indeks papan utama di Bursa Efek Indonesia. Pada Jumat (27/3/2026), IDX80 yang mengukur kinerja harga dari 80 saham paling likuid, memiliki kapitalisasi pasar besar dan fundamental perusahaan yang baik sudah merosot 16,98% sejak awal tahun 2026. Analis sekaligus Branch Manager Panin Sekuritas Pondok Indah, Elandry Pratama mengatakan kinerja IDX80 yang terkoreksi…

BEI catat 12 perusahaan antre IPO per akhir Maret 2026

BEI mencatat 12 perusahaan antre IPO per akhir Maret 2026, didominasi perusahaan besar, dengan sektor consumer non-cyclicals memimpin.