Menilik dampak pelemahan rupiah ke emiten di bursa Indonesia

Ifonti.com JAKARTA. Sejumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) ikut terdampak dari pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Senin (18/5/2026), rupiah ditutup di level Rp 17.668 per dolar Amerika Serikat (AS). Ini membuat rupiah melemah 0,4% dibanding penutupan Jumat (15/5/2026) yang berada Rp 17.597 per dolar AS. Edwin Sebayang, Pengamat Pasar Modal sekaligus Direktur PT Purwanto Asset Management mengatakan, emiten di BEI…

IHSG berpotensi rebound terbatas pada Selasa (19/5), analis ingatkan risiko ini

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih bergerak fluktuatif dengan potensi technical rebound terbatas pada perdagangan Selasa (19/5/2026), setelah mengalami tekanan cukup dalam. Pada penutupan perdagangan Senin (18/5/2026), IHSG ditutup melemah ke level 6.599,24. Pengamat pasar modal sekaligus Founder Republik Investor, Hendra Wardana, menilai penurunan IHSG saat ini tidak lagi sekadar koreksi normal,…

Persepsi risiko investasi (CDS) Indonesia meningkat, cermati efeknya untuk investor

Ifonti.com JAKARTA. Persepsi risiko investasi atawa Credit Default Swap (CDS) Indonesia naik pada pertengahan Mei 2026. Berdasarkan data Bloomberg, CDS lima tahun Indonesia tercatat naik ke level 89,73 poin pada Senin (18/5/2026), dari 87,09 poin pada Jumat (15/5/2026). Kenaikan CDS ini sejalan dengan tren Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang melemah 124,08 poin atau 1,85% menjadi 6.599,24 pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI),…

BI naikkan yield SRBI, Perry bidik arus modal asing kembali masuk

Jakarta, IDN Times – Bank Indonesia (BI) menaikkan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) guna menarik kembali aliran dana asing ke pasar domestik, di tengah tingginya tekanan global yang memicu keluarnya modal dari pasar saham dan obligasi. Gubernur Perry Warjiyo mengatakan yield SRBI tenor 12 bulan saat ini berada di level 6,45 persen…

Harga minyak menguat di tengah konflik AS-Iran, tapi reli mulai tertahan

Ifonti.com – JAKARTA. Harga minyak mentah dunia menguat dalam beberapa waktu terakhir di tengah ketidakpastian geopolitik global, khususnya konflik yang melibatkan Amerika Serikat (AS) dan Iran. Meski demikian, penguatan harga minyak dinilai mulai tertahan karena pasar telah mengantisipasi sebagian besar risiko perang yang terjadi. Melansir Trading Economics pada Senin (18/5/2026) pukul 19.00 WIB, harga minyak mentah jenis West Texas…

Kapan waktu yang tepat untuk jual saham dalam kondisi rugi?

Banyak investor pernah mengalami penyesalan setelah membeli atau menjual saham. Ketika harga saham turun tajam, rasa panik sering membuat investor mengambil keputusan emosional yang justru merugikan. Pakar keuangan sekaligus pembawa podcast terkenal, Suze Orman, membagikan satu prinsip penting tentang kapan investor sebaiknya menjual saham meskipun…

IHSG berpeluang teknikal rebound pada Selasa (19/5), ini proyeksi analis

Ifonti.com JAKARTA. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan berpeluang menguat secara terbatas pada perdagangan Selasa (19/5/2026), setelah terkoreksi cukup dalam pada awal pekan. Pada perdagangan Senin (18/5/2026), IHSG ditutup melemah 1,85% ke level 6.599,24. Head of Retail Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, mengatakan pelemahan IHSG dipengaruhi oleh meningkatnya ketidakpastian global, terutama dari sisi geopolitik dan…

Bos BI sebut bisa kembalikan rupiah ke rata-rata Rp16.500 dari saat ini Rp16.900

Gubernur BI Perry Warjiyo optimis rupiah bisa kembali ke rata-rata Rp16.500 per dolar AS pada Juli-Agustus 2026, meski saat ini di Rp17.600.

Semen Indonesia (SMGR) catat laba Rp 80 miliar di kuartal I, cek rekomendasi sahamnya

Ifonti.com JAKARTA. PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) membukukan laba bersih sebesar Rp 80 miliar pada kuartal I-2026, tumbuh 89% secara tahunan atau year on year (YoY). Meski secara persentase melonjak tinggi, tetapi kualitas pertumbuhan laba perseroan masih tertekan oleh tingginya biaya produksi. Analis J.P. Morgan, Arnanto Januri dan Benny Kurniawan menilai pertumbuhan laba SMGR belum sepenuhnya mencerminkan perbaikan fundamental operasional…